Thursday, June 15, 2017

Penyakit Asma-Komplikasi, Gejala serta Penyebabnya

Penyakit Asma-Komplikasi, Gejala serta Penyebabnya | Asma atau dalam bahasa Yunani Asthma (terengah) merupakan penyakit kronis atau jangka panjang yang disebabkan oleh peradangan yang umum terjadi pada saluran pernafasan sehingga menimbulkan sesak atau sulit untuk bernafas. Peradangan ini membuat saluran pernafasan bengkak dan sangat sensitif. Kondisi ini dapat ditandai dengan gejala yang bervariasi dan berulang, dan penyumbatan saluran nafas yang reversibel serta spasme bronkus.



Ketika paru-paru teriritasi oleh berbagai sebab seperti merokok, maka otot-otot saluran pernafasan penderita akan menjadi kaku serta akan membuat saluran tersebut menjadi sempit. Selain itu, peningkatan produksi dahak akan meningkat sehingga dapat menjadikan bernafas makin sulit untuk dilakukan. Menurut laporan riset Kesehatan dasar yang dilakukan oleh kementrian kesehatan pada tahun 2013, di Indonesia penderita asma mencapai 4,5% dari seluruh penduduk Indonesia dan Sulawesi Tengah lah yang menduduki peringkat pertama sebanyak 7,8% dari total penduduk daerah tersebut.

FAKTOR RISIKO SESEORANG TERKENA ASMA
  • Seseorang yang mempunyai alergi atopik seperti alergi makanan dan eksim.
  • Riwayat keluarga penderita asma.
  • Seseorang yang mengidap penyakit bronkiolitis (infeksi paru-paru) saat maish kecil.
  • Kelahiran bayi yang prematur.
  • Lahir dengan berat badan yang berada dibawah normal.
  • Terpapar asap rokok pada saat masih dalam kandungan, yang terjadi pada kasus ibu hamil yang merokok.
PENYEBAB ASMA
  1. Mengalami infeksi paru-paru dan saluran pernafasan.
  2. Interaksi lingkungan dan faktor genetika.
  3. Warisan keluarga.
  4. Kecenderungan untuk mengembangkan alergi yang disebut atopi (AT-o-pe).
  5. Alergi yang disebabkan oleh bulu hewan, tungau debu dan serbuk bunga.
  6. Faktor cuaca.
  7. Kondisi interior yang kotor.
  8. Paparan zat udara seperti asap kendaraan dan asap rokok.
  9. Mengalami stres.
  10. Aktifiitas fisik.
  11. Makanan dan minuman yang mengandung pengawet.
  12. Alergi terhadap makanan,
  13. Dampak penggunaan obat seperti aspirin atau obat anti-inflamasi non-steroid dan nonselektif beta-blocker.
  14. Infeksi virus seperti influenza.
GEJALA ASMA
  • Batuk yang akan lebih memburuk pada malam hari atau pagi hari.
  • Dada yang terasa sesak dan berat.
  • Mengi (suara seperti terjepit yang dihasilkan saat bernafas).
  • Denyut jantung yang meningkat.
  • Merasa lelah, pusing dan ngantuk.
  • Bicara, makan dan tidur jadi terganggu karena sulit bernafas.
  • Penggunaan inhaler yang sudah tidak ampuh lagi.
  • Bibir dan jari membiru.
KOMPLIKASI ASMA
  1. Kelelahan berlebih pada penderita.
  2. Tidak bisa beraktifitas secara normal.
  3. Mengalami stres, kecemasan atau depresi.
  4. Infeksi paru-paru.
  5. Kegagalan pernafasan dimana oksigen lebih rendah dibanding karbon monoksida.
  6. Paru-paru akan rusak sebagian atau seluruhnya.
  7. Serangan asma berat yang tidak mempan oleh obat.

Sekian artikel yang dapat kami sampaikan. Terima kasih atas kunjungan anda dan semoga bermanfaat.


No comments:

Post a Comment